7 Manfaat Kepiting yang Luar Biasa untuk Kesehatan

7 Manfaat Kepiting yang Luar Biasa untuk Kesehatan

Bagi pecinta kuliner, makan menu makanan laut seperti daging kepiting sering menimbulkan kekhawatiran. Masalahnya, daging kepiting kerap dianggap sebagai pemicu naiknya kolesterol dalam tubuh.

Tak heran kalau banyak orang membatasi saat mengonsumsi makanan yang satu ini.
Padahal seperti dilansir Fakta Organik, makan daging kepiting tidak selalu berdampak negatif. Diperkaya dengan asupan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan daging kepiting juga bisa menjaga kesehatan jantung.

7 Manfaat Kepiting yang Luar Biasa untuk Kesehatan
7 Manfaat Kepiting yang Luar Biasa untuk Kesehatan

Tidak hanya itu, daging putih kemerahan ini juga memiliki beragam manfaat kesehatan lainnya. Inilah ulasannya:

1. Meningkatkan kesehatan tulang

Untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, tubuh membutuhkan asupan protein yang berasal dari makanan. Daging kepiting adalah salah satu makanan yang tinggi protein.

Jadi, makan kepiting dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh akan senyawa organik ini. Tidak hanya itu, daging kepiting juga diketahui mengandung fosfor yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit seperti osteoporosis, radang sendi, dan sebagainya.

2. Menjaga kesehatan mental

Dikemas dengan berbagai nutrisi, seperti tembaga, vitamin B2, selenium dan asam lemak omega 3, daging kepiting sangat baik untuk menjaga sistem saraf dalam tubuh, terutama otak. Daging kepiting juga berguna untuk melindungi sistem saraf, mengurangi peradangan dan plak di saluran saraf, dan menjaga kesehatan mental dan kebugaran.

3. Lindungi hati

Daging kepiting mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi sehingga bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dan juga meningkatkan produktivitas sel anti-inflamasi dalam tubuh. Selain itu, kandungan nutrisi dalam daging kepiting juga berguna untuk menurunkan tekanan darah, menjaga jantung, sehingga meminimalkan risiko serangan jantung.

Namun, lebih baik untuk mengkonsumsi daging kepiting sambil makan makanan sehat lainnya, seperti buah-buahan dan sayuran.

4. Menyembuhkan peradangan

Tidak hanya melindungi jantung, dan memiliki mineral dan nutrisi lain, daging kepiting juga diklaim efektif mengurangi peradangan yang disebabkan oleh virus dan bakteri.
Kandungan asam lemak omega 3, tembaga, dan selenium, yang ditemukan dalam daging kepiting juga bisa menghilangkan rasa sakit akibat asam urat, radang sendi, hingga kalsifikasi tulang.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan selenium yang ditemukan dalam daging kepiting – selain mengurangi peradangan – dapat secara signifikan membantu meningkatkan produksi antioksidan dalam tubuh, sehingga meminimalkan risiko penyakit kronis yang menyerang tubuh dapat diminimalkan.

Selain mencegah penyakit, antioksidan juga efektif menetralkan racun yang disebabkan oleh efek radikal bebas. Karena itu, jika memungkinkan masukkan sedikit daging kepiting ke dalam menu makanan sehari-hari agar tubuh lebih kebal terhadap penyakit.

6. Detoksifikasi tubuh

Umumnya, organ tubuh akan melakukan detoksifikasi diri secara teratur untuk mengurangi simpanan racun yang mengendap di dalam tubuh. Makan daging kepiting bisa membantu memaksimalkan proses detoksifikasi. Hal ini disebabkan kandungan fosfor dalam daging kepiting akan meningkatkan fungsi ginjal, sehingga akan mempercepat pelepasan racun dari tubuh, sekaligus membantu meningkatkan efisiensi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

7. Meningkatkan sirkulasi darah

Tembaga adalah salah satu jenis mineral yang sangat baik untuk menjaga fungsi organ, salah satunya adalah meningkatkan produksi sel darah merah. Jadi dengan mengonsumsi daging kepiting yang memiliki kandungan tembaga, dapat meningkatkan sirkulasi darah, dan mengendalikan penyebaran oksida dalam tubuh.

Leave a Reply