7 Kebiasaan Sepele Yang Dapat Membuat Telinga Kurang Pendengaran

7 Kebiasaan Sepele Yang Dapat Membuat Telinga Kurang Pendengaran

Telinga menjadi sumber pendengaran bagi manusia. Terkadang kesehatan telinga jarang diperhatikan. Padahal telinga juga berfungsi menjadi pusat keseimbangan tubuh kita. Telinga memiliki koklea yang merupakan pusat penerima dari luar. Telinga juga mengeluarkan kotoran yang menjadi pelindung dari hewan kecil yang bisa masuk ke telinga.

Telinga yang tidak dirawat dapat rusak dan menjadi sakit. Budek sendiri mengalami gangguan pendengaran seperti kesulitan mendengar dan bahkan bisa tuli. Berikut 7 kebiasaan yang bisa membuat telinga menjadi sobat:

7 Kebiasaan Sepele Yang Dapat Membuat Telinga Kurang Pendengaran
7 Kebiasaan Sepele Yang Dapat Membuat Telinga Kurang Pendengaran

1. Menggunakan tetes telinga

Penggunaan obat-obatan telinga untuk mengurangi bunyi pendengaran yang terlalu sering dapat menjadi efek buruk pada telinga. Fungsi telinga akan berkurang terus menerus. Penggunaan obat-obatan telinga harus didahului dengan membaca aturan penggunaan dan efek sampingnya.

2. Menggunakan earphone

Menggunakan earphone juga dapat membuat telinga Anda memburuk. Suara keras yang dihasilkan langsung ke gendang telinga dapat bereaksi buruk. Seiring waktu, Anda akan terbiasa mendengarkan suara keras dan menutup seperti earphone.

3. Menggunakan lilin telinga

Metode lilin telinga yang digunakan untuk membersihkan kotoran telinga sebenarnya dapat merusak sistem pendengaran. Meskipun tinja keluar banyak, tetapi telinga menjadi lembab dan meninggalkan banyak bakteri. Bakteri yang muncul akan merusak saluran telinga.

4. Menggunakan cotton bud

Secara fungsi, cotton bud digunakan untuk membersihkan kotoran telinga, bukan? Namun, jika Anda menggunakan alat ini membuat kotoran telinga membeku dan berhenti. Ini karena kotoran telinga biasanya cenderung lengket.

5. Mengendarai mobil terbuka

Saat mengendarai mobil terbuka, biasanya diperlukan suara dengan volume tertentu sehingga suara seorang teman di sebelah Anda terdengar. Sayangnya, tekanan dan paparan berulang-ulang justru bisa membuat gangguan pendengaran permanen. Jika dilakukan terus menerus, telinga Anda menjadi tuli dan membutuhkan alat bantu dengar.

6. Merokok

Kandungan nikotin yang ditemukan dalam rokok dapat membuat pembuluh darah menyusut. Akibatnya, kapiler yang melayani telinga akan mengalami masalah. Bahkan yang terburuk, Anda bisa kehilangan pendengaran secara bertahap.

7. Minum obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat, seperti obat penghilang rasa sakit, antibiotik, dan obat kemoterapi berbasis platinum sebenarnya dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Ini karena jenis obat tertentu memiliki efek samping seperti itu. Karena itu, konsumsi obat terlalu sering tidak baik untuk kesehatan telinga kita.

Itulah 7 kebiasaan yang dapat menyebabkan fungsi pendengaran kita menjadi rusak. Jika sering diabaikan maka bisa menjadi tuli dan sulit didengar lagi.

Leave a Reply